Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Film   
Home » » Usai Minum TuakTiga Pemuda Cabuli Gadis Asal Ketibung, Lampung Selatan

Usai Minum TuakTiga Pemuda Cabuli Gadis Asal Ketibung, Lampung Selatan

Posted by BERITA on Sunday, 28 May 2017





Kecurigaan orang tua NH (16) mengungkap kasus pencabulan yang dialami remaja putri asal Ketibung, Lampung Selatan, tersebut. Polisi bergerak dan mengamankan tiga orang.
Mereka adalah tiga siswa SMK dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Katibung. Yakni AR (16) dan AL (15), warga Desa Transtanjungan, Kecamatan Katibung, dan AG (17), warga Desa Tanjungagung, Katibung.

Kapolsek Tanjungan AKP Hendy Prabowo melalui Kanitreskrim Ipda Yofi Haryadi mengatakan, awalnya, NH berkenalan dengan AR melalui akun facebook (FB). Dari sini, ia diajak jalan-jalan, Senin malam (22/5).

”AR menjemput korban di gardu dekat rumahnya.  Mereka kemudian bertemu AG. Dari sini, ketiganya mengendarai motor  bonceng tiga menuju kawasan PT DKR dan berhenti di sebuah warung kosong,” kata Yofi dihubungi melalui ponselnya kemarin (25/5).

Lantas AR mengajak NH ke dalam warung dan mengintiminya. Sementara AG menunggu di luar. Beberapa saat kemudian AL datang. ”Lalu AL dan AG membeli tuak. Sementara AR mengajak NH ke sebuah mess kosong, tidak jauh dari warung,” urainya.

Di lokasi, ini mereka menenggak tuak. AR kembali mengajak NH berhubungan intim. Namun remaja putus sekolah itu menolak. Ia kemudian diancam tidak diantar pulang dan di kunci di dalam mess.
”Korban menurut. Lalu tersangka lain bergantian mengintimi korban. Setelah itu, AL dan AG pergi di lokasi tersebut,” ujarnya.

Yofi menuturkan, AR kemudian berencana membawa NH ke rumahnya. Sebelumnya, ia meminta NH menunggu di sebuah gubuk.

Ternyata di rumah AR sudah ada ayah NH dan menanyakan keberadaan anaknya.  ”AR kemudian menjemput NH dan memintanya mengaku bahwa dirinya menginap di rumah saudara AR,” kata dia.
Namun ayah NH tidak percaya cerita tersebut. Kemudian ia kembali menanyakan dimana AR menemui anaknya. Remaja itu mengatakan bertemu NH di jembatan dekat PT DKR.

Pengakuan AR semakin membuat ayah NH tidak percaya. Sebab lokasi tersebut jauh dari rumahnya. Setelah didesak, AR mengaku membawa NH dan mengintiminya.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Tanjungan. AR diamankan Selasa malam (23/5). Keesokan harinya, dua rekannya ditangkap dikediaman masing-masing.

”Kita juga menyita barang bukti pakaian dalam korban, kasur dan tiga bungkus plastik bekas tuak,” urainya.

SHARE :