Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Film   

PVMBG Sepertiga Kawah Sudah Berisi Lava,Kepulan Asap di Gunung Agung Mereda,

 PVMBG Sepertiga Kawah Sudah Berisi Lava,Kepulan Asap di Gunung Agung Mereda,


radar-lampung-post.blogspot.com





SEMARAPURA - Cuaca di Pos Pantau Gunung Api Agung di Desa/Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali tampak cerah, Jumat (1/12/2017).
Dari utara, gunung Agung terlihat jelas.

Sama seperti hari sebelumnya, asap abu vulkanik yang keluar dari kawah gunung Agung tampak mereda yakni dengan ketinggian 1500-2000 meter di puncak kawah gunung Agung dengan arah terbangan abu ke tenggara



Selain itu, sejak pukul 00.00 Wita hingga 11.55 Wita juga tidak ada tremor yang terekam oleh alat Seismograf PVMBG

"Penurunan itensitas asap ini fluktuatif. Walau kepulan asap menipis,  kita tidak bisa menilai gunung Agung dalam kondisi sudah aman. Data kita menunjukan aktivitas vulkanik gunung Agung masih tinggi," Ujar Kepala Bidang Mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi I Gede Suantika, Jumat (1/11/2017).

Ia menjelaskan, berdasarkan data perekaman sesimik, deformasi, citra satelit dan geokimia, saat ini magma terus keluar untuk memenuhi kawah.
Sering terlihatnya cahaya api (glow) di atas kawah, juga mengindikasikan magma di kawah masih sangat panas.

Berdasarkan data tersebut, phak PVMBG juga mengestimasi jika kawah sudah memenuhi 1/3 dari kawah gunung Agung yang memilki diameter luas 900 meter dan kedalaman 200 meter.

"Kita masih merekam gempa vulkanik, yang juga menindikasikan adanya laju lava yang rata-rata pergerakannya masih stabil. Saat ini kondisi gunung masih dalam fase kritis," jelas Suantika.
Walau mereda, potensi erupsi selanjutnya pun masih tetap ada.

Gunung Agung masih dalam status awas (level IV), sehingga tidak boleh ada aktivitas apapun di radius 8 km, perluasan sektoral 10 kilometer di sisi arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan-Baratdaya.

"Kita pantau terus perkembangnya. Walau sekarang relatif menurun, kita tidak bisa menilai gunung Agung sudah mereda sepenuhnya. Harus dikuti dengan data-data lainya secara berlahan. Hari ini statusnya masih Awas," jeals Suantika.

Siklon Tropis "DAHLIA" , Waspada Bencana Hidrometeorologi Menghadang.

 Siklon Tropis "DAHLIA" , Waspada Bencana Hidrometeorologi Menghadang.



Kemarin, berdasarkan pantauan BMKG, Siklon Tropis "Cempaka" di Selatan Jawa telah melemah menjadi Depresi Tropis (eks-Cempaka) yang bergerak ke arah Barat Daya menjauhi perairan Indonesia. Hal ini diutarakan oleh Kepala BMKG, Prof. Dr. Dwikorita Karnawati, M. Sc saat memberikan keterangan pers, Rabu Sore.
Dampak dari eks-siklon tropis "Cempaka" memberikan pengaruh terhadap kondisi cuaca di Indonesia, seperti: Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Selatan Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Lombok. Dwikorita pun menambahkan bahwa eks-siklon tropis tersebut menyebabkan angin kencang hingga 20 knots (36 km/jam) yang berpotensi di wilayah Selatan Jawa. Sementara untuk kondisi perairan, menyebabkan gelombang tinggi 2.5-4 meter di perairan Selatan Banten hingga Selatan Jawa Tengah, Samudera Hindia Selatan P. Jawa.
Sebelumnya, siklon tropis "Cempaka" mengakibatkan hujan dengan intensitas lebat di wilayah D.I. Yogyakarta dan Pacitan yang mengakibatkan banjir. Berdasarkan hasil analisis BMKG, curah hujan di D.I Yogyakarta pada 28 November 2017, 286 mm/hari, sementara di wilayah Pacitan pada 27 November, 383 mm/hari. Curah hujan yang terjadi tersebut merupakan curah hujan kategori ekstrem (> 150 mm/hari).
Sementara itu, bibit siklon tropis di Barat Daya Bengkulu mengalami peningkatan kekuatan menjadi siklon tropis pada pukul 19.00 WIB dengan nama SIKLON TROPIS "DAHLIA" berada pada posisi 8.2 LS dan 100.8 BT (sekitar 470 km sebelah Selatan Bengkulu) dengan pergerakkan ke arah Tenggara menjauhi wilayah Indonesia
Lahirnya siklon tropis Dahlia akan berdampak pada peningkatan hujan lebat, tinggi gelombang, angin kencang, maupun potensi kilat/ petir di beberapa wilayah di Indonesia. Dampak yang ditimbulkan seperti:
  • Hujan sedang hingga lebat di pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, Banten, dan Jawa Barat bagian Selatan
  • Angin kencang > 20 knots (36 km/jam) di pesisir Barat Sumatera Barat hingga Lampung, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.
  • Gelombang laut dengan ketinggian 2.5 - 4.0 meter di Perairan Kep. Nias, Perairan Kep. Mentawai, Samudera Hindia barat Aceh hingga Kep. Mentawai.
  • Gelombang laut dengan tinggi 4.0 - 6.0 meter di Perairan Enggano, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Enggano hingga Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten, Samudera Hindia Selatan Banten.
Dengan adanya situasi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau kepada masyarakat agar :
  • Waspada potensi genangan, banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor terutama di daerah dataran rendah, daerah cekungan, bantaran kali atau sungai, perbukitan, lereng-lereng dan pegunungan.
  • Waspada terhadap potensi hujan disertai angin kencang yang dapat menyebabkan pohon maupun papan reklame/baliho tumbang/roboh serta yang berbahaya bagi kapal berukuran kecil
  • Tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat/petir.
  • Waspada peningkatan ketinggian gelombang laut yang > 2.5 meter
Sumber : www.bmkg.go.id

 Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Wonogiri 67 Desa terdampak

 



 WONOGIRI - Berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, bencana alam baik banjir bandang dan tanah longsor terjadi di 19 kecamatan dan 67desa.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) wonogiri, Bambang Haryanto, menjelaskan jika saat ini ada 2 korban tertimbun longsor di Wonogiri.

Dua orang korban tertimbun longsor di Wonogiri, jelasnya, ditemukan dalam kondisi meninggal.
Sedangkan menurutnya sekitar 2 ribu warga yang semula terpaksa mengungsi, hari ini berangsur berkurang karena air mulai surut.

Bambang menjelaskan, dua korban tewas akibat tertimbun tanah longsor. Mereka adalah Sri Wati (40) Suyati (60).
"Peristiwa terjadi di Bengle RT 02 RW 05, Desa Jetis, Kecamatan Tirtomoyo, wonogiri Mereka ibu dan anak," katanya, via telepon, Rabu (29/11/2017).

Ia menuturkan, awalnya, dalam kejadian longsor pada Selasa (28/11/2017), dua orang itu hilang.
Kemudian baru dilaporkan bahwa terdapat kemungkinan keduanya tertimbun longsor.
"Mereka ditemukan dalam evakuasi pagi tadi. Evakuasi dilakukan tadi jam 7 pagi. Jasadnya sudah diserahkan kepada keluarga," papar dia.


Selain itu, ia menguraikan, hampir 2 ribu warga Wonogiri harus mengungsi sejak kemarin.
Posko pengungsian, lanjutnya, berada di masing-masing desa terdampak, kantor Kecamatan, dan kantor BPBD.

"Saat ini pengungsi sudah berkurang, karena banjir surut. Hanya saja, yang rumahnya roboh masih harus mengungsi," jelasnya.

Baca juga : 3 Orang Tewas dan 1 Orang Hilang,Banjir dan Longsor di DIY

Baca juga : Banjir di Pacitan 11 Tewas Tertelan 


Lebih lanjut Bambang menjelaskan, bantuan bahan-bahan logistik telah didistribusikan.
"Di setiap posko juga didirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga," jelasnya.

Lebih jauh ia memaparkan, langkah selanjutnya dalam tahap pemulihan paska bencana, pihaknya telah menerjunkan relawan dan melakukan koordinasi dengan TNI dan Polri.

Bambang mengakui, saat upaya evakuasi ada beberapa wilayah yang sempat terisolir, sehingga akses komunikasi sulit, apalagi ada sejumlah jembatan putus.

"Untuk antisipasi, kita sudah meminta agar tenaga kesehatan dikerahkan di lokasi. Dan saat ini yang terpenting yaitu dibutuhkan adanya psikologi sosial dan pengadaan air bersih untuk warga terdampak," ungkapnya.(*)

Rudal Balistik Korut Jatuh di Dekat Jepang

Rudal Balistik  Korut Jatuh di Dekat Jepang


WASHINGTON - Beberapa pejabat mengatakan Korea Utara (Korut) menembakkan rudal balistik antar benua (ICBM) yang mendarat di dekat Jepang. Sejumlah ilmuwan memperingatkan bahwa secara teoritis, Washington berada dalam jangkauan senjata Pyongyang.

Korut menembakkan rudal seminggu setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menempatkan negara itu ke daftar negara anggota yang mendukung terorisme. Ini adalah peluncuran pertamanya sejak pertengahan September.

Penunjukan tersebut memungkinkan AS untuk menjatuhkan lebih banyak sanksi, walaupun beberapa ahli mengatakan bahwa mereka berisiko menimbulkan ketegangan di Semenanjung Korea.

Korut telah melakukan puluhan uji coba rudal balistik di bawah pimpinan Kim Jong-un, yang menentang sanksi PBB. Trump telah bersumpah untuk tidak membiarkan Korut mengembangkan rudal nuklir yang bisa melanda daratan AS.

Militer Korea Selatan (Korsel) mengatakan rudal tersebut, yang ditembakkan pada lintasan yang curam, mencapai ketinggian sekitar 4.500 km dan terbang sejauh 960 km sebelum mendarat di zona ekonomi eksklusif Jepang.

"Ini terus bergerak maju dari pada tembakan sebelumnya yang telah mereka lakukan, sebuah upaya penelitian dan pengembangan untuk terus membangun rudal balistik yang dapat mengancam di mana-mana di dunia, pada dasarnya," kata Menteri Pertahanan AS Jim Mattis kepada wartawan di Gedung Putih seperti dilansir dari Reuters, Rabu (29/11/2017).

Sementara itu, wakil sekretaris kabinet Jepang Yasutoshi Nishimura mengatakan Trump dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah berbicara melalui telepon dan sepakat untuk meningkatkan kemampuan pencegahan terhadap Korut.

"Ini adalah situasi yang akan kami tangani," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, yang berbicara mengenai uji coba terakhir yang dilakukan oleh Korut.

Trump, yang diberi laporan terkait peluncuran rudal itu saat berada dalam penerbangan, mengatakan bahwa hal itu tidak mengubah pendekatan pemerintahannya terhadap Korut, yang telah memasukkan hambatan baru untuk melukai perdagangan antara China dan Korut.

3 Orang Tewas dan 1 Orang Hilang,Banjir dan Longsor di DIY

  3 Orang Tewas dan 1 Orang Hilang,Banjir dan Longsor di DIY





Yogyakarta - Hujan deras yang menguyur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (29/11). Mengakibat kan Banjir dan Longsor di sejumlah titik.BPBD DIY menyatakan 3 orang warga ditemukan tewas, sedangkan satu orang masih dalam pencarian.

Tiga korban meninggal masing-masing 2 warga Kota Yogyakarta yang tertimbun longsor di Kecamatan Gedongtengen. Mereka adalah Ambar (40) dan Aurora (3 bulan) telah ditemukan dan berhasil dievakuasi Selasa (28/11) malam. Satu orang masih dalam pencarian yakni Bardjono.

Sedangkan satu korban tewas lainnya merupakan korban banjir di Gunungkidul.

Pencarian Bardjono pagi ini akan kembali dilanjutkan.

Baca Juga : Banjir Pacitan 11 tewas tertelan


"Berdasar pertimbangan berbagai faktor, seperti cuaca yang semakin hujan deras, kondisi tanah labil, dan kondisi gelap, pencarian terpaksa dihentikan sementara mulai pukul 19.30 WIB tadi," kata Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi, di lokasi kejadian, Selasa (28/11).

Total berdasarkan data di BPBD DIY, dampak dampak siklon tropis Cempaka, sedikitnya ada 106 titik kejadian akibat angin kencang.

"Ada 106 titik kejadian pohon tumbang di wilayah DIY," kata Supervisor Pusdalops BPBD DIY, Arman Nur Effendi, Selasa (28/11).

Untuk Kota Yogyakarta 2 titik, Kabupaten Bantul 67 titik, Kabupaten Kulon Progo 12 titik, Kabupaten Gunungkidul 8 titik dan Kabupaten Sleman 17 titik. Kerusakan diantaranya menimpa jaringan listrik, menimpa rumah warga, fasilitas umum, menutup akses jalan dan menimpa kendaraan. Satu korban tertimpa pohon di kawasan Hutan Bunder, Playen, Gunungkidul dirawat di rumah sakit.

Selanjutnya untuk longsor ada 73 titik kejadian Longsor di wilayah Kabupaten Bantul 44 titik, Kabupaten Kulon Progo 10 titik, Kabupaten Gunungkidul 6 titik, Kabupaten Sleman 7 titik, Kota Yogyakarta 6 titik.

Longsor mengakibatkan talud ambrol, menutup jalan dan merusak tembok masjid pondok pesantren di Kulonprogo. Ada 3 santri mengalami luka ringan akibat terkena longsoran.

Untuk banjir di seluruh DIY terdapat 64 titik. Banjir di wilayah Kabupaten Gunungkidul ada 24 titik, Kabupaten Kulon Progo 4 titik, Kabupaten Bantul 31 titik, Kabupaten Sleman 4 titik, Kota Yogyakarta 1 titik.

Total warga yang terdampak ada 513 KK wilayah Gunungkidul, 50 jiwa di Panjatan, Kulon Progo. Selanjutnya sebanyak 4.756 jiwa wilayah Bantul. Sebanyak 47 jiwa di Kota Yogyakarta dan 14 jiwa di Kabupaten Sleman. Untuk wilayah Bantul jumlah warga yang mengungsi dari beberapa kecamatan seperti Imogiri dan Kretek diperkirakan terus bertambah.

Harga Resmi All New Toyota Rush Terbaru Dirilis Januari 2018

 Harga Resmi All New Toyota Rush Terbaru Dirilis Januari 2018


https://radar-lampung-post.blogspot.com


radar-lampung-post.Mobil Toyota Rush generasi terbaru telah dirilis  oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) yang menyasar medium sport utility vehicle (SUV), dengan tampilan eksterior dan interior yang serba baru.

All New Toyota Rush 2018 ini diluncurkan Kamis (23/11/2017) dengan penampilan yang berbeda dibandingkan model sebelumnya. Salah satu keunggulan Rush generasi kedua ini adalah sudah menggunakan mesin Dual VVT-i (2NR) berkapasitas 1500 CC.

Toyota Rush yang baru saja rilis ini sudah bisa dipesan kendati proses distribusi unit akan dilakukan pada awal tahun depan. Pemesanan bisa dilakukan setelah pihak Toyota Indonesia mengumumkan harga resmi All New Rush pada Januari 2018, atau menunggu kebijakan baru soal pajak kendaraan.

"Kami akan melihat aturan baru yang ditetapkan‎, kemudian menentukan harga," kata Yoshihiro Nakata.

Ia memastikan harga jual Rush akan diumumkan pada awal tahun 2018 dengan perkiraan akan lebih murah atau lebih mahal sebesar Rp3 juta rupiah jika dibandingkan harga jual Rush saat ini antara Rp239,9 juta untuk tipe bawah hingga Rp267,8 untuk tipe tertinggi.
Vice President Director PT TAM, Henry Tanoto, mengatakan walaupun model terbaru sudah diperkenalkan, namun Rush model lawas masih dijual dengan stok yang terbatas dan ditaksir akan habis pada bulan depan.

"Ya kalau luncurkan yang baru, model yang lama tetap ada. Tapi biasanya dalam waktu singkat akan habis. Umumnya satu bulan sudah habis," kata Henry Tanoto seusai peluncuran All New Rush di Jakarta, Kamis, namun tidak menyebutkan jumlah unit Rush model lama yang masih tersisa.

Sejak pertama kali mengaspal pada 11 tahun lalu, Toyota Rush telah terjual sebanyak 250.000 unit.

Dengan hadirnya Rush dengan model lebih panjang dan konfigurasi tujuh penumpang ini, Toyota berharap adanya kenaikan penjualan menjadi 2.500 unit per bulan.

"Target 2.500 unit menurut saya cukup beralasan. Kalau ada penerimaan lebih baik dari konsumen, ya kami bersyukur," pungkas Henry Tanoto.

Mobil ini menggunakan mesin baru Dual VVT-i 2NR, seperti Sienta dan Veloz, guna menghasilkan tenaga yang cukup untuk kendaraan tujuh penumpang serta efisiensi bahan bakar yang diklaim lebih baik 10 persen dari model sebelumnya.

Banjir di Pacitan 11 Tewas Tertelan

 Banjir di Pacitan 11 Tewas Tertelan 



 PACITAN - Sebanyak sembilan orang dikabarkan meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor di Kabupaten pacitan
Selain itu, dua orang juga dikabarkan meninggal akibat hanyut terbawa banjir
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Yudi Sumbogo saat dihubungi, Selasa (28/11/2017) siang.

"Yang tertimpa longsor ada tujuh ditambah dua, jadi sembilan. Sudah meninggal dunia akibat tanah longsor, bukan karena banjir," kata Yudi saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Ia menuturkan, peristiwa longsor yang menewaskan sembilan orang itu terjadi, Selasa (28/11/2017) sekitar pukul 02.00 dini hari.

Dikatakan Yudi, tujuh korban meninggal berasal dari Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung dan dua orang warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo.
Sembilan korban meninggal akibat longsor itu, hingga kini belum dapat dievakuasi.

Sulitnya akses menuju lokasi dan tingginya intensitas hujan, menjadi kendala.
"Kami nggak berani mengevakuasi karena masih membahayakan intensitas hujan masih sangat tinggi, sangat membahayakan" ujarnya.

Yudi menambahkan, sementara untuk dua orang yang dikabarkan hanyut terseret bajir sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Yang hanyut ini, sudah ditemukan. Ada yang meninggal dua orang," imbuhnya.

Yudi meminta kepada seluruh masyarakat agar mendoakan agar warga pacitan yang mengalami musibah bencana banjir dan longsor dapat dievakuasi dengan selamat.
"Mohon doanya ya,"katanya.

Khusus Bali Dihapuskan Biaya Pengembalian Tiket Pesawat

  Khusus Bali Dihapuskan Biaya Pengembalian Tiket Pesawat



JAKARTA, - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan, biaya administrasi dalam pengembalian ongkos tiket pesawat dihapuskan. Penghapusan biaya administrasi tersebut dikhususkan bagi penumpang yang mengembalikan tiket pesawat dari dan ke Bali.
Dengan begitu, penumpang bisa mendapatkan pengembalian biaya tiket secara penuh tanpa adanya potongan.
"Tadi dijelaskan ada Peraturan Menteri Perhubungan diperbolehkan, hanya pelaksanaannya menurut kami tidak pada konteks dalam saat bencana alam seperti ini. Jadi besok akan ada Permen baru," ujar Luhut di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (28/11/2017).
Adapun, biaya administrasi dalam pengembalian ongkos tiket diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 185 Tahun 2017 tentang Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.


Dalam PM tersebut pada pasal 10 ayat (3) terdapat ketentuan potongan biaya administrasi yang dibagi menjadi pertama penerbangan pelayanan penuh (full service) dengan potongan 20 persen, kedua penerbangan pelayanan menengah dengan potongan sebesar 15 persen, dan ketiga penerbangan berbiaya rendah dengan potongan sebesar 10 persen.
Luhut menambahkan, penghapusan biaya potongan ini untuk memberikan insentif lebih kepada penumpang yang terjebak di Bali, karena adanya erupsi Gunung Agung.
"Saya sudah mengingatkan berkali-kali tidak boleh ada turis dibuat susah karena keadaan ini," kata dia.
Sementara itu, Direktur Angkutan Udara Kemenhub, Maria Kristi menambahkan, pihaknya kini tengah merevisi peraturan tersebut. Menurut dia, draf trevisi peraturan tersebut bisa selesai pada Rabu (29/11/2017).
"Sedang direvisi. Besok draftnya sudah selesai. Garuda Indonesia dan Lion Air sudah enggak mungut (biaya administrasi), untuk maskapai lain saya sudah hubungi ," sebut dia.

 
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------